Dalam laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia ,PT Campina Ice Cream Industry Tbk (Camp,Persero) pada kuartal 1 , tahun 2026 membukukan laba bersih Ro 5,8 milyar dan ini meningkat dibandingkan pada perode yang sama tahun 2025 sebesar Rp 4,5 milyar.
Namun dalam laporan keuangan hingga Desember 2025, posisi ekuitas sebesar hampit Rp 1 T, tumbuh dari tahun sebesar 8 persen yakni sebesar 935 milyar.
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2025 menyebutkan rapat menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2025, sebagai berikut:
a. Tidak membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham Perseroan;
b. Sebesar Rp 2.243.069.225,- (dua miliar dua ratus empat puluh tiga enam puluh sembilan ribu dua ratus dua puluh lima rupiah) dari laba bersih tahun buku 2025 dialokasikan dan dibukukan sebagai Dana Cadangan;
c. Sebesar Rp. 72.525.904.941,- (Tujuh puluh dua miliar lima ratus dua puluh lima juta sembilan ratus empat ribu sembilan ratus empat puluh satu rupiah) dimasukkan dan dibukukan sebagai saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya, untuk menambah modal kerja Perseroan
Campina didirikan oleh Darmo Hadipranoto pada 22 Juli 1972 di Surabaya, awalnya sebagai industri rumahan (CV Pranoto) di garasi rumah.
Saat ini, PT Campina Ice Cream Industry Tbk [CAMP] merupakan perusahaan publik, dengan pemegang saham mayoritas adalah Sabana Prawirawidjaja

Komentar
Posting Komentar