Langsung ke konten utama

PT Arsy Buana Travelindo Tbk perolehan pendapatan sebesar Rp287,64 miliar

 PT Arsy Buana Travelindo Tbk mengumumkan kinerja triwulan I-2026 lalu, dengan perolehan pendapatan sebesar Rp287,64 miliar

Segmen hotel menjadi kontributor utama terhadap kinerja Perseroan, dengan menyumbang hingga 88,37 persen terhadap total pendapatan sepanjang tiga bulan pertama 2026 

Menurut  Direktur Utama HAJJ, Saipul Bahri,kinerja triwulan I-2026 mengonfirmasi keberhasilan strategi Perseroan dalam meningkatkan kualitas laba di tengah persaingan industri perjalanan religi yang semakin ketat. rhadap total pendapatan sepanjang tiga bulan pertama 2026 

Dari sisi profitabilitas, laba kotor meningkat 55 persen menjadi Rp63,80 miliar, dibanding Rp41,03 miliar pada triwulan I-2025. Sedangkan margin laba kotor mDari sisi profitabilitas, laba kotor meningkat 55 persen menjadi Rp63,80 miliar, dibanding Rp41,03 miliar pada triwulan I-2025. Sedangkan margin laba kotor melonjak dari 12,62 persen menjadi 22,18 persen.

Pada level operasional, margin EBT menguat dari 9,77 persen menjadi 10,37 persen dan margin EBITDA meningkat dari 11,67 persen menjadi 12,11 persen.

Menurut Saipul, hasil ini mencerminkan disiplin biaya yang lebih ketat, eksekusi kontrak yang lebih efisien, serta peningkatan kualitas laba yang konsisten pada basis pendapatan yang lebih ramping.









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...