Langsung ke konten utama

FORE MENCATATKAN PERTUMBUHAN LABA BERSIH 60,5% YOY PADA 1Q26

  PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), grup F&B terkemuka yang mengelola merek Fore Coffee dan Fore Donut, kembali membukukan kinerja yang gemilang, dengan mencatatkan peningkatan Laba Bersih sebesar 60,5% YoY menjadi IDR 9,4 miliar pada 1Q26, naik dari IDR 5,9 miliar pada 1Q25. EBITDA tumbuh 66,7% YoY menjadi IDR 81,1 miliar dari IDR 60,0 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

Hasil ini ditopang oleh lonjakan Pendapatan sebesar 52,4% YoY menjadi IDR 444 miliar, dibandingkan IDR 292 miliar pada 1Q25, disertai dengan ekspansi margin yang signifikan — EBITDA margin melebar menjadi 18,3% dari 16,7%, dan Net Profit margin turut tumbuh secara YoY.

Pencapaian ini patut diapresiasi mengingat adanya dua tekanan sekaligus, yakni low season Ramadan dan lingkungan geopolitik global yang semakin tidak menentu. 

Kinerja Perseroan merupakan bukti nyata dari ketahanan model bisnisnya, kuatnya ekuitas merek, serta keunggulan eksekusi tim. 

Fore Coffee terus memperluas basis pelanggannya dan memantapkan posisinya sebagai pilihan utama untuk menikmati kopi berkualitas premium dengan harga yang terjangkau. Peningkatan profitabilitas juga didukung oleh ekonomi skala yang semakin tinggi.

Fore Coffee Indonesia melanjutkan ekspansi gerai secara strategis dengan menambahkan 20+ gerai baru sepanjang 1Q26. 

Sebagai catatan, lebih dari 40% dari pembukaan gerai baru tersebut berlokasi di kota-kota Tier 2 dan Tier 3, mencerminkan besarnya permintaan akan pengalaman kopi premium di pasar-pasar tersebut, sekaligus komitmen 

Manajemen dalam mendayagunakan dana IPO sesuai dengan strategi yang telah ditetapkan. Per akhir 1Q26, jaringan Fore Coffee Indonesia telah tumbuh 35% YoY, mencapai 338 gerai aktif dibandingkan 251 gerai pada 1Q25



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.