Langsung ke konten utama

PWON tahun 2025 dengan Laba Bersih Tumbuh 14%

 PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) kembali mencatatkan kinerja yang tangguh selama 2025, mencerminkan kekuatan model bisnis yang terdiversifikasi serta strategi jangka panjang yang solid. 

Perseroan membukukan pendapatan bersih untuk 2025 sebesar Rp 7,11 triliun, meningkat 7% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 6,67 triliun.

 Laba kotor tercatat sebesar Rp 3,94 triliun, naik 5% dibandingkan Rp 3,77 triliun pada tahun sebelumnya, sementara mencatat EBITDA sebesar Rp 3,71 triliun, dimana meningkat 3% dari Rp 3,58 triliun pada tahun sebelumnya.

 Laba Bersih mengalami pertumbuhan sebesar 14% dari Rp 2,42 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 2,76 triliun, mencerminkan disiplin eksekusi serta kemampuan Perseroan dalam terus menciptakan pertumbuhan berkelanjutan sekaligus membangun legacy jangka panjang.

 Perseroan mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih dimana di dukung oleh pendapatan berulang yang terdiri dari segmen pusat perbelanjaan ritel yang meningkat 14% dari Rp 3,43 triliun pada tahun sebelumnya, menjadi Rp 3,93 triliun. 

Sementara itu, pendapatan sewa perkantoran tercatat sebesar Rp 273 miliar, turun 26% dari Rp 369 miliar pada tahun sebelumnya, dan pendapatan dari bisnis perhotelan mencapai Rp 1,42 triliun, meningkat 2% dari Rp 1,38 triliun pada tahun sebelumnya. Development revenue relatif stabil, dari Rp 1,48 triliun pada tahun sebelumnya menjadi Rp 1,49 triliun.


Rincian pendapatan berdasarkan segmen menunjukkan bahwa sewa ritel memberikan kontribusi sebesar 55%, diikuti oleh hotel dan serviced apartment sebesar 20%, sewa perkantoran sebesar 4%, penjualan kondominium sebesar 14%, penjualan rumah tapak sebesar 6%, dan penjualan perkantoran sebesar 1%.

 Perseroan mencatat marketing sales sebesar Rp 1,3 triliun, terutama berasal dari penjualan unit apartment di Pakuwon Mall Surabaya dan Pakuwon Residences Bekasi serta didukung oleh penjualan rumah tapak di Grand Pakuwon dan Pakuwon City township. 


Sekitar 63% dari total marketing sales Perseroan berasal dari program insentif PPNDTP yang dicanangkan pemerintah sejak triwulan 4 tahun 2023. 

Komposisi penjualan terdiri dari condominium dan office sebesar 62% serta landed houses sebesar 38%.

 Pada tahun 2025, Perseroan telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp 1,21 triliun, yang digunakan terutama untuk pembiayaan proyek konstruksi Superblok Pakuwon Mall Bekasi Pakuwon City Mall Surabaya tahap 3 dan Pakuwon Mall Surabaya tahap 5.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

Ada rencana akusisi,Bursa Efek Indonesia memantau saham PT Oxala Energy International Tbk

Dalam informasi Bursa Effek Indonesia nomor Peng-UMA-00275/BEI.WAS/09-2026 menjelaskan peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar Untuk perlindungan investor, dengan ini di informasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham PT Oxala Energy International Tbk (PIPA) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham PIPA, kami ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut ...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.