Langsung ke konten utama

PT VALE INDONESIA TBK dapat tambahan pinjaman

 Dalam laporan keterbukaan di OJK dengan nomor NO. 42/POJK.04/2020, PT VALE INDONESIA TBK (INCO) mendapat fasilitas kredit dar bank.

Persero Perjanjian Fasilitas yang ditandatangani pada tanggal 25 Maret 2026 untuk Fasilitas Kredit Bergulir Terkait Keberlanjutan sampai dengan US$500.000.000 (dengan opsi greenshoe sampai dengan US$250.000.000), yang dibuat oleh antara lain Perseroan sebagai debitur DBS Bank Ltd., Mizuho Bank, Ltd., PT Bank Mizuho Indonesia dan United Overseas Bank Limited ,baik bertindak secara sendiri maupun bersama-sama sebagai mandated lead arranger, underwriter, bookrunner  PT Bank DBS Indonesia sebagai agent  United Overseas Bank Limited sebagai koordinator tunggal danUnited Overseas Bank Limited sebagai koordinator tunggal keberlanjutan

Greenshoe option (opsi penjatahan berlebih) adalah mekanisme stabilisasi harga saham dalam Penawaran Umum Perdana (IPO) yang memungkinkan underwriter (penjamin emisi) menjual saham tambahan—biasanya hingga 15% dari jumlah yang direncanakan—jika permintaan investor melebihi ekspektasi. Ini bertujuan mencegah fluktuasi harga drastis dan menstabilkan saham.

 Perjanjian Sindikasi yang ditandatangani pada 23 April 2026 yang merupakan perjanjian tambahan (suplementer) dari Perjanjian Fasilitas, sehubungan dengan sindikasi utama atas fasilitas kredit yang diberikan berdasarkan Perjanjian Fasilitas dan pelaksanaan opsi greenshoe untuk tambahan fasilitas kredit sampai dengan US$250.000.000 yang akan diberikan oleh Kreditur-Kreditur Baru Sindikasi kepada Perseroan, yang dibuat oleh antara lain Perseroan sebagai debitur  DBS Bank Ltd., Mizuho Bank, Ltd., PT Bank Mizuho Indonesia dan United Overseas Bank Limited (baik bertindak secara sendiri maupun bersama-sama) sebagai mandated lead arranger, underwriter dan bookrunner  PT Bank DBS Indonesia sebagai agent  United Overseas Bank Limited sebagai koordinator tunggal  United Overseas Bank Limited sebagai koordinator tunggal keberlanjutan dan Kreditur-Kreditur Baru Sindikasi.

Suku bunga acuan SOFR berjangka yang dikelola oleh CME Group Benchmark Administration Limited (atau pihak lain yang mengambil alih pengelolaan tarif tersebut) untuk periode terkait yang terbitkan (sebelum koreksi, perhitungan ulang, atau penerbitan ulang oleh pengelola) oleh CME Group Benchmark Administration Limited (atau pihak lain yang mengambil alih penerbitan suku bunga tersebut).

Berarti transaksi perolehan pinjaman dengan nilai fasilitas sampai dengan US$750.000.000 yang diterima Perseroan atas efektifnya: 

1. Perjanjian Fasilitas, dengan fasilitas kredit bergulir berbasis berkelanjutan senilai sampai dengan US$500.000.000 (dengan greenshoe option untuk penambahan limit fasilitas kredit sampai dengan US$250.000.000 tunduk kepada efektifnya Perjanjian Sindikasi); dan

 2. Perjanjian Sindikasi, dengan fasilitas kredit greenshoe senilai sampai dengan US$250.000.000. 

Dana tersebut digunakan untuk kebutuhab umum korporasi

Jangka waktu perjanjian adakah 24 bulan terhitung sejak 25 Maret 2026 dengn ops peroanjangan hingga 12 bulan.

Pada tahun 2025, INCO membukukan laba bersih USD 76, 1 juta.

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) adalah pertambangan dan pengolahan nikel sejk tahun 1968 di Sorowako, Sulawesi Selatan, perusahaan ini menghasilkan nikel dalam matte dan beroperasi di bawah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang berlaku hingga 2035





 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...