Langsung ke konten utama

PT Mulia Boga Raya beli lahan untuk bangun pabrik baru di Cimanggung Simedang

 PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) menyiapkan lahan 25000 meter di kawasan Cimanggung, Sumedang. Nantinya lahan tersebut dibangun pabrik, yang beroperasi bukan Juli 2026 . Pabrik yang menhabiskan dana Ron 700 Milyar ini nantinya berkapasitas 45 ribu ton. 

PT Mulia Boga Raya Tbk yang merupakan  Garuda Food Group ini saat ini memproduksi keju dengan merek Prochiz dan TopChiz

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 25 Agustus 2006. Setahun kemudian, perusahaan ini mulai menyiapkan lahan di Cikarang untuk dijadikan lokasi pabriknya, dan pada tahun 2008, pabrik tersebut mulai beroperasi penuh. 

Pada tahun 2010, perusahaan ini mulai memproduksi keju cheddar olahan dengan mereknya sendiri, yakni Prochiz, dalam kemasan 2 kg dan 180 gram. Prochiz ternyata cukup laku, sehingga pada tahun 2011, perusahaan ini menambah fasilitas dan memperluas pabriknya. 

Perusahaan ini kemudian mulai memproduksi varian baru, seperti Prochiz Slice, yang berupa keju cheddar lembaran.

Pada  tahun 2015, perusahaan ini juga terus menambah lini produksi di pabriknya hingga mencapai 7 lini produksi pada tahun 2021. Pada tanggal 25 November 2019, perusahaan ini resmi melantai di BEI

Pada tahun 2020, Garuda Food resmi mengakuisisi 55% saham perusahaan ini.Pada tahun 2021, perusahaan ini meletakkan batu pertama pembangunan gudang di Cikarang





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...