Langsung ke konten utama

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk bagikan dividen

 Dalam laporan Bursa Efek Indonesia nomor surat 66-JKT/AMI-CS/MP-L/IV/26 menyebutkan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk menyampaikan rencana pembagian Dividen Tunai untuk periode tahun buku 2025 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan tanggal 17 April 2026 dengan rincian Dividen tahun buku 2025 yang akan dibayar sebagai berikut : 

Total Nilai Dividen sudah Ditentukan Total Nilai Dividen USD 120.000.000

 Dividen Jadwal pembagian dividen: 

Tanggal Tanggal Efektif 17 April 2026

Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi, 27 April 2026

Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi,28 April 2026

Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai,29 April 2026

 Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai 30 April 2026

Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai,29 April 2026

 Tanggal Pembayaran Dividen,06 Mei 2026

Memutuskan pembagian dividen tahun buku 2025 dengan nilai USD120 juta.

Besaran dividen ini setara 44,25 persen dari laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk dengan nilai USD271,21 juta.

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (sebelumnya bernama PT Adaro Minerals Indonesia Tbk) ("AMI" atau "Perusahaan") didirikan dengan nama PT Jasapower Indonesia pada tahun 2007. 

Pada tanggal 3 Januari 2022, AMI resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham ADMR setelah proses IPO yang mencapai oversubskripsi 179x pada periode pooling

Hal ini adalah catatan bersejarah bagi AMI untuk mengembangkan bisnisnya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di pertambangan batu bara metalurgi dan menangkap peluang yang ditawarkan oleh ekosistem hijau yang sedang berkembang di Indonesia. 

Dengan posisi sebagai anak perusahaan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (sebelumnya bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk) ("AlamTri"), AMI adalah bagian dari grup pertambangan dan energi terkemuka Indonesia yang memiliki akses yang besar terhadap keahlian bisnis dan sumber pembiayaan.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...