Langsung ke konten utama

Pencatatan Perdana Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) di Bursa Efek Indonesia

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka dalam rangka pencatatan perdana saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) di Papan Pengembangan BEI. WBSA merupakan perusahaan tercatat pertama yang tercatat di BEI pada tahun 2026.

WBSA merupakan perusahaan logistik multimoda terintegrasi yang menghadirkan solusi end-to-end melalui layanan transportasi darat, freight forwarding, dan
penyimpanan, dengan visi mendorong efisiensi dan keunggulan operasional dalam ekosistem logistik di Indonesia.

Dengan didukung oleh jaringan bisnis yang terdiri lebih dari 9 kantor cabang, serta wilayah operasional yang mencakup lebih dari 220 kota di Indonesia, PT BSA Logistics Indonesia Tbk berkomitmen untuk meningkatkan kinerja rantai pasok secara andal dan berkelanjutan di Indonesia.

Dalam IPO, WBSA menawarkan sebanyak 1,8 miliar saham baru atau setara dengan 20,75 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan harga penawaran sebesar Rp168 per saham, sehingga perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp302,4 miliar.

IPO di Bursa Efek Indonesia, saham melonjak 34,52% ke Rp226 dan langsung ARA; penawaran oversubscribe 386,86 kali

PT BSA Logistics Indonesia (WBSA) adalah perusahaan logistik terintegrasi yang didirikan pada 19 Maret 2021 di Jakarta, fokus pada layanan end-to-end (domestik/internasional) termasuk transportasi, pergudangan, dan depo petikemas

Perusahaan resmi melantai di BEI pada April 2026, dikendalikan oleh generasi muda (Andree & Edwin Wibowo) melalui Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...