Langsung ke konten utama

PELNI Berikan Diskon Tarif 20% untuk Muatan Kontainer Periode Pascalebaran

 PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi memberikan diskon tarif sebesar 20% untuk muatan kontainer guna mendukung kelancaran distribusi barang pascalebaran. 

Program ini berlaku untuk reservasi yang dilakukan mulai 27 Maret hingga 30 April 2026 dan tidak terikat pada tanggal keberangkatan kapal.

Diskon 20% ini berlaku khusus untuk tarif fleet pada muatan dry container dan reefer container yang diangkut menggunakan lima kapal yaitu KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda, dan KM Sinabung, sesuai trayek reguler masing-masing kapal. 

Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa diskon ini hanya berlaku untuk tarif fleet, sedangkan biaya handling atau bongkar muat tetap mengikuti tarif normal di masing-masing pelabuhan.

“Program diskon tarif 20% untuk muatan kontainer ini merupakan langkah strategis kami untuk menjaga stabilitas kinerja angkutan barang, khususnya pada periode low season setelah arus mudik Lebaran,” ujar Ditto.

Ditto juga menambahkan bahwa program ini tidak berlaku untuk pengiriman kontainer kosong yang memiliki skema tarif tersendiri.

“Diskon ini berlaku bagi shipper reguler dan tidak ada batasan kuota per pengirim selama kapasitas ruang kapal pada KM Dobonsolo, KM Ciremai, KM Gunung Dempo, KM Dorolonda, dan KM Sinabung masih tersedia. Pelanggan dapat melakukan reservasi langsung melalui MyCargoo di aplikasi PELNI Mobile atau menghubungi kantor cabang PELNI terdekat,” tambah Ditto.

Ditto menargetkan program ini dapat meningkatkan load factor muatan kontainer pada kapal penumpang hingga minimal 70% selama periode pascalebaran.

“Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong peningkatan volume muatan serta memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam mendistribusikan barang ke berbagai wilayah, termasuk wilayah 3TP,” pungkas Ditto.

Melalui program ini, PELNI berkomitmen mendukung kelancaran rantai pasok logistik nasional di berbagai wilayah Indonesia, khususnya pada periode pascalebaran sekaligus menjaga kinerja angkutan barang tetap optimal.

*Trayek reguler kapal muatan kontainer diskon 20% :*

*1. KM Dobonsolo :*
- Voyage 06 : Tg. Priok - Surabaya - Balikpapan - Makassar - Bau-Bau - Ambon - Sorong - Manokwari - Nabire - Serui - Jayapura (PP)
- Voyage 07 : Tg.Priok - Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Sorong - Manokwari - Biak - Serui - Jayapura  (PP)

*2. KM Dorolonda :* 
- Voyage 06 : Surabaya -Balikpapan  - Pantoloan - Bitung - Ternate - Ambon - Sorong - Manokwari - Nabire - Serui - Jayapura (PP)
- Voyage 07 : Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Namlea - Ambon - Sorong - Manokwari - Nabire - Waren - Serui - Jayapura (PP)

*3. KM Ciremai :* 
- Voyage 06 : Tg.Priok - Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Namlea - Ambon - Sorong - Manokwari - Biak - Jayapura (PP)
- ⁠Voyage 07 : Tg.Priok - Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Ambon - Sorong - Serui - Jayapura (PP)

*4. KM Gunung Dempo :* 
- Voyage 06 : Tg.Priok - Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Sorong - Manokwari - Wasior - Nabire - Jayapura (PP)
- ⁠Voyage 07 : Tg.Priok - Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Sorong - Manokwari - Wasior - Nabire - Jayapura - Nabire - Wasior - Manokwari - Sorong - Ambon - Bau-Bau - Makassar - Surabaya - Tg. Priok

*5. KM Sinabung :*
- Voyage 06 : Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Ambon - Sorong - Manokwari -  Biak - Jayapura (PP)
- ⁠Voyage 07 : Surabaya - Balikpapan - Makassar - Bau-Bau - Banggai - Bitung - Ternate - Bacan - Sorong - Manokwari - Biak - Jayapura (PP)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...