Langsung ke konten utama

TIKET MUDIK LEBARAN 2026 TERJUAL 650 RIBUAN

 Meskipun jadwal Lebaran masih  sekitar 2 bulan lagi namun tiket mudik lebaran sudah terjual 655.407 lembar.

Arus mudik masih didominasi kota-kota di Pulau Jawa. Stasiun Pasarsenen menjadi tujuan terpadat dengan 38.710 penumpang, Yogyakarta 27.241 penumpang, Purwokerto 25.782 penumpang, dan Semarang Tawang 23.593 penumpang.

Menurut Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan, penjualan tersebut mencakup periode keberangkatan 11–24 Maret 2026 dan dilakukan melalui skema penjualan bertahap H-45.

"Pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, jumlah tiket terjual mencapai 61.023. Angka tersebut meningkat pada H-2 dan H-1 Lebaran yang masing-masing menembus 63.456 tiket," kata Anne Purba

KAI memperketat pengendalian tiket melalui kewajiban penggunaan identitas asli, penerapan face recognition saat boarding, serta pembatasan alokasi tiket rombongan maksimal 10 persen dari total kapasitas kursi.

Dari data sementara permintaan tiket masih terkonsentrasi di periode puncak menjelang Lebaran. Pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026, jumlah tiket terjual mencapai 61.023. Angka tersebut meningkat pada H-2 dan H-1 Lebaran yang masing-masing menembus 63.456 tiket.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...