Langsung ke konten utama

Pacific Universal Investments Pte. Ltd pengendali baru MAP

 Bursa Efek Indonesia tangga7 Mei 2026 menerima surat dari Paciϐic Universal Investments Pte. Ltd. tentang PENGAMBILALIHAN PERUSAHAAN TERBUKA yang berisi sesuai dengan ketentuan Pasal 7 ayat (1) huruf (a) Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka (“POJK No. 9/2018”), dengan ini diumumkan bahwa Paciϐic Universal Investments Pte. Ltd., suatu perusahaan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Republik Singapura ("Pembeli"), telah menyelesaikan pengambilalihan atas 8.466.000.000 (delapan miliar empat ratus enam puluh enam juta) saham dalam PT Mitra Adiperkasa Tbk. ("MAPI"), yang mewakili 51% (lima puluh satu persen) dari total modal yang ditempatkan dan disetor dalam MAPI dari PT Satya Mulia Gema Gemilang (“Penjual”).

 Saham-saham tersebut dibeli dengan harga Rp. 1.395 (seribu tiga ratus sembilan puluh lima Rupiah) per saham ("Harga Pengambilalihan"), dan dengan total nilai pengambilalihan sebesar Rp. 11.810.070.000.000 (sebelas triliun delapan ratus sepuluh miliar tujuh puluh juta Rupiah).

 Di bawah ini merupakan informasi terkait Pembeli sebagai pengendali baru MAPI: 

Nama : Pacific Universal Investments Pte. Ltd. Alamat : 18 Robinson Road, #06-01, 18 Robinson, Singapura 048547 

 Struktur Permodalan Pembeli per tanggal pengumuman ini adalah sebagai berikut: 

Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Persentase (%) Paciϐic Universal Holdings Limited 500.700.000 100 

Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 500.700.000 100 

Pembeli berniat untuk mengembangkan usaha grup MAPI di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Pembeli, sebagai pengendali baru MAPI, bekerja sama dengan CVC akan menunjuk Samudra (Investment) Pte. Ltd. (“SIPL”) dan Ocean Continuum Pte. Ltd. (“OCPL”) sebagai para pihak yang akan melakukan Penawaran Tender Wajib sebagaimana dapat dilakukan berdasarkan Pasal 8 POJK No. 9/2018. SIPL dan OCPL, masing-masing secara tidak langsung dimiliki 51% (lima puluh satu persen) oleh Pembeli dan 49% (empat puluh sembilan persen) oleh dana/fund ("CVC Funds") yang dikelola atau diberikan nasihat oleh CVC Capital Partners plc, afiliasinya dan/atau setiap anak perusahaannya ("CVC"). 

Kepemilikan sebesar 49% (empat puluh sembilan persen) oleh CVC Funds mencerminkan keyakinan CVC terhadap Perseroan dan perekonomian Indonesia. 

CVC Funds sebelumnya telah melakukan beberapa investasi di Indonesia, dalam berbagai sektor, termasuk pada entitas anak Perseroan, yaitu PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk. 

Harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian saham MAPI di Bursa Efek Indonesia selama 90 (sembilan puluh) hari terakhir sampai dengan tanggal 7 Mei 2026 adalah sebesar Rp1.274 (seribu dua ratus tujuh puluh empat Rupiah) per saham. 

Sehubungan dengan hal di atas, dengan memperhatikan peraturan yang berlaku Pembeli (melalui SIPL dan OCPL) bermaksud untuk melakukan Penawaran Tender Wajib dengan harga sebesar Rp1.550 (seribu lima ratus lima puluh Rupiah) per saham, yang merupakan premium sebesar 22% (dua puluh dua persen) di atas harga rata-rata dari harga tertinggi perdagangan harian di Bursa Efek Indonesia selama 90 (sembilan puluh) hari terakhir sampai dengan tanggal 7 Mei 2026.

 Bagi para pemegang saham MAPI, penawaran tender wajib ini merupakan kesempatan untuk merealisasikan keuntungan atas investasinya pada MAPI dengan harga yang lebih tinggi dari harga pasar sampai dengan tanggal 7 Mei 2026. 

Lebih lanjut, bersama ini juga diterangkan bahwa Pembeli memiliki hubungan Afiliasi dengan MAPI yaitu berdasarkan jabatan, di mana Sean Gustav Standish Hughes, seorang profesional yang menjabat sebagai Direktur MAPI sekaligus Direktur Pembeli serta Zoee Ho Ziwei, yang juga seorang profesional yang menjabat sebagai Komisaris MAPI sekaligus Direktur Pembeli. Tidak ada persetujuan dari pihak yang berwenang yang harus dipenuhi oleh Pembeli sehubungan dengan pengambilalihan. 8 Mei 2026 

PT Mitra Adi Perkasa Tbk (MAP) didirikan tahun 1995 bergerak dalam eceran pakaian, sepatu, tas, asesoris lainnya. 






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...