Langsung ke konten utama

PT Total Bangun Persada Tbk (”Perseroan”) membagi dividen Rp 110 persaham

 Telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (”RAPAT”) PT Total Bangun Persada Tbk (”Perseroan”)  di Gedung TOTAL, Lt. 8, Jl. Letjen. S. Parman No. 106A, Jakarta 11440, dengan ringkasan risalah sebagai berikut: 

1. Menyetujui Laporan Tahunan termasuk Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris dan Pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasi Perseroan yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Hadori Sugiarto Adi dan Rekan sebagai auditor independen.

 2. Menetapkan penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 sebesar Rp414.518.484.000 (empat ratus empat belas miliar lima ratus delapan belas juta empat ratus delapan puluh empat ribu rupiah) sebagai berikut:

 a) Untuk membagi dividen tunai sebesar Rp 375.100.000.000 (Tiga Ratus Tujuh Puluh Lima Miliar Seratus Juta rupiah) atau sekitar 90,49 % (Sembilan Puluh Koma Empat Puluh Sembilan persen) dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang diperoleh Perseroan pada tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. 

Dengan demikian, setiap saham Perseroan akan memperoleh pembagian dividen tunai sebesar Rp 110 (Seratus Sepuluh rupiah) per saham, yang pembagiannya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan pasar modal dan perundang-undangan yang berlaku yaitu: 

1) Cum Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi pada hari Senin, 18 Mei 2026; 

2) Ex Dividen di Pasar Reguler & Negosiasi pada hari Selasa, 19 Mei 2026; 3) Cum Dividen di Pasar Tunai pada hari Rabu, 20 Mei 2026; 

4) Ex Dividen di Pasar Tunai pada hari Kamis, 21 Mei 2026; 

5) Recording Date pada hari Rabu, 20 Mei 2026. Pembayaran dividen tunai kepada paraPembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham yang berhak akan dilaksanakan selambatnya pada hari Jumat, 05 Juni 2026.

PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) didirikan pada tanggal 4 September 1970 awalnya bernama PT Tjahja Rima Kentjana.Perusahaan ini berganti nama pada tahun 1981 dan bergerak di bidang industri material dan konstruksi




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...

PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) diversikasi usaha baru dalam bidang industrti logam

  Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS),Persero), 2026 perusahaan telah mencatat laba bersih untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp324.597.765, serta melaporkan saldo akumulasi kerugian pada tanggal 31 Maret 2026 sebesar Rp12.494.674.677.  Untuk menghadapi kondisi tersebut, Perusahaan memfokuskan pada upaya meningkatkan penjualan dan efisiensi biaya produksi dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:  a. Menjaga dan meningkatkan pangsa pasar domestik;  b. Meneruskan ekspansi pemasaran dengan mencari pelanggan baru;  c. Melanjutkan peningkatan kualitas dan produktivitas sumber daya manusianya secara terus menerus; dan  d. Efisiensi biaya melalui pemantauan anggaran dan perbaikan sistem.  Untuk meningkatkan kapasitas produksi guna memenuhi peningkatan permintaan pasar di tahun 2026   perusahaan telah melakukan pembelian 10 unit mesin baru. Pada tanggal 8 Desember 2025...