Langsung ke konten utama

PT Sigma Energy Compressindo Tbk (“SICO”),bagikan dividen

 Sepanjang tahun buku 2025, PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO )mencatatkan pertumbuhan kinerja yang kuat, didorong oleh ekspansi yang lebih terarah serta peningkatan efisiensi operasional di tengah dinamika industri energi.

Perseroan membukukan:

  • Pendapatan meningkat 38% menjadi Rp154,18 miliar

  • Laba usaha naik 17,5% menjadi Rp17,56 miliar

  • Laba bersih tumbuh 17,8% menjadi Rp14,05 miliar

  • Total aset meningkat 9,2% menjadi Rp164,94 miliar

Capaian ini mencerminkan keberhasilan strategi Perseroan dalam memperluas pasar sekaligus menjaga disiplin operasional.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan nilai tambah kepada investor, RUPST menyetujui pembagian dividen sebesar Rp5 per saham, yang terdiri dari:

  • Dividen interim: Rp3 per saham

  • Dividen final: Rp2 per saham

Keputusan ini mencerminkan keseimbangan antara ekspansi bisnis dan pengembalian nilai kepada pemegang saham.

Dalam RUPST, Perseroan juga menetapkan penguatan struktur manajemen melalui penunjukan Benjamin Jordan Wangsaputera sebagai Wakil Direktur Utama.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat transformasi bisnis serta mendukung ekspansi Perseroan ke sektor energi masa depan.

Di tengah dinamika geopolitik global, yang berdampak pada kenaikan harga minyak hingga di atas USD 100 per barel, SICO melihat peluang untuk berperan lebih aktif dalam menjaga stabilitas produksi energi.

Wakil Direktur Utama SICO, Benjamin Jordan Wangsaputera, menyampaikan bahwa pertumbuhan Perseroan tidak terlepas dari strategi ekspansi yang terarah serta efisiensi operasional yang konsisten.

“Kami melihat peluang di sektor energi, khususnya pada pemanfaatan gas suar (flare gas) yang lebih optimal. Di saat yang sama, kami tetap menjaga disiplin operasional agar pertumbuhan ini berkelanjutan,” ujar Benjamin.

SICO juga mendorong peningkatan lifting migas melalui optimalisasi teknologi gas lift, sebagai solusi efisien untuk menjaga kinerja produksi migas yang berkelanjutan.

Ke depan, SICO tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada kontribusi terhadap efisiensi energi dan pengurangan emisi.

“SICO menghadirkan solusi yang tidak hanya relevan secara bisnis, tetapi juga selaras dengan kebutuhan transisi energi. Kami terus mengembangkan teknologi kompresi gas yang lebih efisien dan ramah lingkungan,” tambah Benjamin.

Selama ini, SICO dikenal melalui teknologi GasJack Compressor, yang memungkinkan optimalisasi pemanfaatan gas serta membantu mengurangi praktik gas flaring, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi gas yang sebelumnya terbuang.

Perseroan juga terus memperkuat implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) dalam seluruh lini bisnisnya, meskipun tantangan implementasi di industri energi tetap memerlukan konsistensi dan disiplin eksekusi.




Komentar