Langsung ke konten utama

Penuangan emas perdana Tambang Emas Pani berhasil dilakukan pada kuartal pertama 2026.

 Tambang Emas Pani merupakan salah satu aset utama PT Merdeka Gold Resources Tbk (BEI: EMAS), bagian dari Grup PT Merdeka Copper Gold Tbk (BEI: MDKA). 

Tambang ini memiliki potensi produksi emas berskala besar dan umur tambang multidekade. 

Dengan Cadangan Bijih Emas sebesar 190,3 juta ton yang mengandung sekitar 4,8 juta ounces emas, Tambang Emas Pani akan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia. 

Berlokasi di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Tambang Emas Pani mulai melakukan aktivitas penambangan pada 1 Oktober 2025. Penuangan emas perdana berhasil dilakukan pada kuartal pertama 2026.

Tambang Emas Pani dirancang sebagai tambang terbuka dan dikembangkan secara bertahap. 

Fase awal pengembangan menggunakan metode heap leach dengan kapasitas awal 8 juta ton bijih per tahun, meningkat dari rencana awal 7 juta ton, dengan studi lanjutan untuk ekspansi menjadi 10 juta ton per tahun setelah 2026.

Pada fase berikutnya, MGR telah menata ulang rencana pengembangan fasilitas carbon-in-leach (CIL) yang dirancang untuk mulai beroperasi pada 2028 dengan kapasitas 12 juta ton bijih per tahun, meningkat signifikan dari desain awal 7,5 juta ton bijih, sehingga pada kapasitas penuh, 

Tambang Emas Pani berpotensi mencapai produksi puncak sekitar 500.000 ounces emas per tahun.

Berbekal pengalaman mengelola Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur, Merdeka berkomitmen mengoptimalkan potensi Gunung Pani—wilayah penghasil emas bersejarah sejak abad ke-19—menjadi tambang emas yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi Gorontalo dan Indonesia.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...