Langsung ke konten utama

INDRASENA PATMAWIDJAJA beli saham MULIA BOGA RAYA Tbk, PT

 Dalam laporan Bursa Efek Indonesia : LK/18042026/0001/1  tanggal 18 April 2026 dilaporkan Indrasena Patmawidjaya Direktur PT Mulia Boga Raya Tbk telah membeli saham PT Mulia Boga Raya Tbk sebanyak 6 kali mulai tanggal 9 April sampai 14 April 2026 dengan jumlah 200900 unit.

Jumlah saham sebelum transaksi : 1.498.500,00 Unit dengan Hak suara sebelum transaksi : 0,03% kemudian Jumlah saham setelah transaksi : 1.699.400,00 Unit dengan Ha suara setelah transaksi 0,03%

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) memproduksi keju dengan merek Prochiz. Perusahaan didirikan pada tahun 2006 di Jakarta dengan unit usaha utama sebagai distributor makanan dan produk olahan susu. 

Pada tahun 2009, Prochiz ditunjuk sebagai toll manufacturer untuk memproduksi produk-produk PT Fonterra Brands Indonesia, khususnya keju cheddar dengan merek Anchor. 

Namun, setahun kemudian, KEJU mulai memproduksi merek kejunya sendiri, Prochiz. Rangkaian produknya meliputi keju cheddar, keju olesan, keju leleh cepat, irisan keju, dan saus salad. Perusahaan memiliki 2 pabrik dan 7 lini produksi di Bekasi, Jawa Barat. Produknya juga diekspor ke 9 negara di seluruh dunia.

 Pada tahun 2020, Garuda Food resmi mengakuisisi 55% saham perusahaan ini. Pada tahun 2021, perusahaan ini meletakkan batu pertama pembangunan gudang di Cikarang









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...