Langsung ke konten utama

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan melakukan Penambahan Modal

 PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan melakukan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu PMHMETD II atau right issue.

PYFA akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 5.700.000.000 dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham dengan harga pelaksanaannya akan ditentukan kemudian.

Bersamaan dengan PMHMETD II, Perseroan berencana untuk melakukan penerbitan waran yang diterbitkan menyertai saham hasil pelaksanaan PMHMETD II.

Sesuai dengan Pasal 6 POJK HMETD, jumlah waran yang akan beredar dan diterbitkan Perseroan adalah sebanyak-banyaknya sebesar 35% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh pada saat Pernyataan Pendaftaran disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan.

Aksi korporasi ini akan memperkuat struktur dan kekuatan permodalan Perseroan. Selain itu, akan meningkatkan kemampuan Perseroan dalam kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan.

Dana yang diperoleh dari hasil rights issue ini setelah dikurangi biaya-biaya, seluruhnya akan digunakan untuk akuisisi, serta untuk memperkuat struktur permodalan

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) akan memperkuat penetrasi investasinya di pasar regional melalui peningkatan kepemilikan saham di Asia Venture Capital Holdings Pte. Ltd. (AVCH). 

Perusahaan yang berbasis di Singapura tersebut kini menjadi bagian lebih besar dari portofolio investasi PYFA setelah dilaksanakannya pengalihan saham dari Meranti Global Investment Pte. Ltd.

PYFA mengakuisisi sebanyak 97.842 lembar saham milik Meranti di dalam AVCH

Untuk melancarkan aksi korporasi ini maka PYFA akan meminta persetujuan pemegang saham terlebih dahulu dalam RUPSLB yang akan digelar pada tanggal 22 April 2026.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...