Langsung ke konten utama

Postingan

PT Central Omega Resources Tbk Kuartal I-2026 dengan perolehan Laba Bersih sebesar Rp237 milia

  PT Central Omega Resources Tbk (“Perseroan”) mengumumkan pencapaian finansial yang kuat pada Kuartal I-2026 dengan perolehan Laba Bersih sebesar Rp237 miliar, tumbuh 74% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.  Pertumbuhan ini didorong oleh strategi pemasaran yang adaptif dan disiplin dalam efisiensi biaya. Kinerja Operasi Produksi biji nikel Perseroan tercatat sebesar 554 ribu ton dan penjualan 755 ribu ton.  Penurunan volume operasional ini merupakan penyesuaian untuk mematuhi ketentuan RKAB yang baru guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.  Keberhasilan menjaga profitabilitas di tengah penyesuaian volume ini merupakan hasil dari strategi bauran pemasaran, dengan komposisi penjualan Limonit sebesar 58% dan Saprolit 42%. Kinerja Keuangan  Meskipun menghadapi tantangan operasional, kinerja keuangan Perseroan menunjukkan tren positif yang sangat kuat:  • Pendapatan Penjualan: Mencapai Rp506 miliar, tumbuh 20% dibandingkan periode yang sa...

PT Map Aktif Adiperkasa Tbk membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 14,7% menjadi Rp5,0 triliun.

  PT Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAA), anak perusahaan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) yang bergerak di segmen sports, kids, dan leisure,  mengumumkan hasil kinerja kuartal pertama tahun 2026.  Pada kuartal pertama tahun 2026, MAA membukukan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 14,7% menjadi Rp5,0 triliun.  Laba kotor mencapai Rp2,4 triliun, sementara laba usaha meningkat 28,9% ke Rp603 miliar, dan EBITDA tercatat sebesar Rp991 miliar.  Laba bersih Perusahaan pada kuartal ini meningkat sebesar 39,6% menjadi Rp473 miliar.  “Kami merasa termotivasi atas kinerja awal tahun yang solid, dengan meningkatnya minat konsumen pada brand-brand kami yang didukung oleh periode Lebaran. MAA memanfaatkan momentum ini dengan memastikan ketersediaan produk yang tepat di seluruh portofolio. Hal ini memberikan fondasi yang kuat dalam menghadapi dinamika lingkungan bisnis yang terus berkembang," ujar Ratih D. Gianda, VP Investor Relations, Corporate Communications, and Sustainabi...

PT MLM melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yakni bersama PT Nusantara Agro Persada

  PT Medika Loka Manajemen (PT MLM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan kolaborasi strategis dengan berbagai mitra., PT MLM melaksanakan penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS), yakni bersama PT Nusantara Agro Persada (PT NAP) terkait layanan assessment, serta bersama PT Indo Husada Utama (PT IHU/Radjak Hospital) terkait kerja sama pra-operatorship.  Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan PT MLM dalam menghadirkan solusi konsultasi layanan kesehatan yang profesional, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan mitra, khususnya dalam mendukung kesiapan operasional dan penguatan tata kelola rumah sakit.  Dalam kolaborasi bersama PT NAP, PT MLM akan melaksanakan proses assessment dan due diligence secara menyeluruh terhadap jaringan rumah sakit Radjak Hospital. Cakupan assessment meliputi empat area utama, yaitu sumber daya manusia, sistem pelayanan medis dan koding, sistem keuangan d...

PT Medikaloka Hermina Tbk Pendapatan bersih Perseroan tumbuh sebesar 6,2% menjadi Rp7,1 triliun

  PT Medikaloka Hermina Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada hari Kamis, 23 April 2026, bertempat di Hermina Tower, Kemayoran, Jakarta Pusat. RUPS ini membahas dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, serta menetapkan sejumlah agenda strategis bagi keberlanjutan pertumbuhan dan pelayanan Rumah Sakit Hermina ke depan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan kinerja yang solid di tengah dinamika sektor kesehatan dan ketidakpastian global. Pendapatan bersih Perseroan tumbuh sebesar 6,2% menjadi Rp7,1 triliun, dengan laba bersih mencapai Rp549 miliar. Selain peningkatan jumlah pasien, pertumbuhan kinerja Perseroan didukung oleh penyesuaian tarif layanan rumah sakit serta pengelolaan biaya yang lebih efisien dibandingkan tahun sebelumnya. Pada agenda penggunaan laba bersih tahun 2025, RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar Rp207 miliar atau Rp13,5 per lembar saham, yang mencerminkan komitmen Pers...

PT ASTRA INTERNATIONAL TBK mengumumkan tahap ketiga program pembelian kembali saham (share buyback) hingga Rp2,0 triliun

  Pendapatan bersih konsolidasian Grup pada kuartal pertama tahun 2026 adalah sebesar Rp78,7 triliun, 6% lebih rendah dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2025.  Laba bersih Grup mencapai Rp5,9 triliun, 16% lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025.  Hal ini disebabkan oleh kinerja yang lebih rendah dari divisi Alat Berat, Pertambangan, Konstruksi dan Energi, terutama akibat kontribusi dari bisnis pertambangan emas yang minim, serta volume yang lebih rendah di bisnis alat berat dan bisnis jasa penambangan.  Selain itu, pada periode ini, Grup mencatat beberapa   non-recurring charges   dan penyesuaian nilai wajar atas investasi-investasi ekuitas. Tanpa memperhitungkan hal ini, laba bersih Grup turun 8% menjadi Rp6,8 triliun. Nilai aset bersih per saham pada 31 Maret 2026 naik sebesar 2% menjadi Rp5.810. Utang bersih, tidak termasuk anak perusahaan Jasa Keuangan Grup, mencapai Rp1,8 triliun pada 31 Maret 2026, dibandingkan dengan kas ...

PT Samudera Indonesia Tbk (SAMUDERA) mencatat pendapatan USD 184,3 juta

  PT Samudera Indonesia Tbk (SAMUDERA) mencatat pendapatan USD 184,3 juta (+2% YoY) dan EBITDA USD 54,9 juta (+13% YoY) pada Kuartal I 2026. Perseroan berencana menambah tiga armada baru, terdiri dari dua kapal tanker (4.000 DWT) dan satu kapal peti kemas (10.100 DWT).   Samudera mengusulkan total dividen tahun buku 2025 sebesar Rp12/lembar saham pada Rapat Umum Pemegang Saham mendatang.   Sementara itu pada   Maret 2026, melalui Patimban Global Gateway Terminal (PGT), Samudera melayani   first call   kapal MSC Hanisha III (2.500 TEUs) untuk rute Shanghai–Patimban, yang akan segera diikuti armada Samudera rute Singapura–Patimban.   Di tingkat internasional, Samudera Japan K.K. bersama Imoto Corporation membentuk Blue Ocean Shipping Co., Ltd. dan mengakuisisi dua kapal kontainer untuk rute domestik Jepang.   Perseroan juga menambah dua kapal kontainer dan dua  chemical tanker  yang ditargetkan bergabung ke armada tahun depan. PT Samu...

PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) membukukan pendapatan sebesar Rp9,93 triliun sampai dengan akhir Maret 2026,

  PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA)  membukukan pendapatan sebesar Rp9,93 triliun sampai dengan akhir Maret 2026, yang mana relatif sama secara YoY.  Meskipun volume penjualan turun 1% YoY, namun respon harga batu bara berbeda pada periode ini, yang mana Newcastle Index naik 14% YoY tetapi ICI-3 turun 2% YoY, berimbas pada penguatan harga jual rata-rata yang tercatat naik 1% YoY.  Adapun untuk porsi penjualan sampai dengan akhir Maret 2026 ini, penjualan domestik tercatat sebesar 53%, sedangkan sisanya 47% merupakan ekspor. Pada akhir periode ini, lima negara tujuan ekspor terbesar ditempati oleh Vietnam, Bangladesh, India, Kamboja, dan Thailand. Beban pokok pendapatan terealisasi sebesar Rp8,39 Triliun, atau turun sebesar 6% secara YoY.  Penurunan ini seiring dengan penurunan volume operasional, baik produksi batu bara yang turun 22% YoY maupun angkutan yang juga turun 7% YoY. Selain itu, dari sisi   stripping ratio  juga tercatat lebih rendah di ang...