Langsung ke konten utama

PT MLM melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), yakni bersama PT Nusantara Agro Persada

 PT Medika Loka Manajemen (PT MLM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan melalui pengembangan kolaborasi strategis dengan berbagai mitra., PT MLM melaksanakan penandatanganan dua Perjanjian Kerja Sama (PKS), yakni bersama PT Nusantara Agro Persada (PT NAP) terkait layanan assessment, serta bersama PT Indo Husada Utama (PT IHU/Radjak Hospital) terkait kerja sama pra-operatorship. 

Kerja sama ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan PT MLM dalam menghadirkan solusi konsultasi layanan kesehatan yang profesional, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan mitra, khususnya dalam mendukung kesiapan operasional dan penguatan tata kelola rumah sakit. 

Dalam kolaborasi bersama PT NAP, PT MLM akan melaksanakan proses assessment dan due diligence secara menyeluruh terhadap jaringan rumah sakit Radjak Hospital. Cakupan assessment meliputi empat area utama, yaitu sumber daya manusia, sistem pelayanan medis dan koding, sistem keuangan dan teknologi informasi, serta operasional dan kinerja rumah sakit.

Melalui proses ini, PT MLM akan mengidentifikasi kondisi eksisting, melakukan analisis kesenjangan terhadap standar yang ditetapkan, serta memberikan rekomendasi perbaikan yang komprehensif.

Selain itu, assessment juga mencakup penyusunan proyeksi keuangan jangka panjang hingga 5–10 tahun ke depan



, termasuk rencana pengembangan rumah sakit di beberapa lokasi strategis.

“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan konsultasi yang profesional dan relevan dengan kebutuhan mitra. Kami berharap, melalui proses assessment dan pendampingan pra-operatorship ini, dapat tercipta kesiapan operasional yang optimal serta peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan,” ujar Dr. Yulisar Khiat selaku Direktur Utama PT MLM.

Abdul Barry, Direktur Utama PT IHU, menyampaikan:“Kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk mendorong continuous improvement RS Radjak Hospital Group.  setelah mempelajari kapabilitas dan dukungan dari PT Medika Loka Manajemen, kami optimistis kualitas layanan kesehatan akan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi layanan kesehatan di Indonesia.”

Ke depan, PT MLM membuka peluang untuk terus mengembangkan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis, sebagai bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem layanan kesehatan yang berkualitas, efisien, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan pasien.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...