Langsung ke konten utama

PT Medikaloka Hermina Tbk Pendapatan bersih Perseroan tumbuh sebesar 6,2% menjadi Rp7,1 triliun

 PT Medikaloka Hermina Tbk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada hari Kamis, 23 April 2026, bertempat di Hermina Tower, Kemayoran, Jakarta Pusat. RUPS ini membahas dan mengesahkan Laporan Tahunan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, serta menetapkan sejumlah agenda strategis bagi keberlanjutan pertumbuhan dan pelayanan Rumah Sakit Hermina ke depan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan kinerja yang solid di tengah dinamika sektor kesehatan dan ketidakpastian global. Pendapatan bersih Perseroan tumbuh sebesar 6,2% menjadi Rp7,1 triliun, dengan laba bersih mencapai Rp549 miliar.

Selain peningkatan jumlah pasien, pertumbuhan kinerja Perseroan didukung oleh penyesuaian tarif layanan rumah sakit serta pengelolaan biaya yang lebih efisien dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada agenda penggunaan laba bersih tahun 2025, RUPS menyetujui pembagian dividen sebesar Rp207 miliar atau Rp13,5 per lembar saham, yang mencerminkan komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham.

Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk, Yulisar Khiat, menyampaikan, “Perseroan secara konsisten menjalankan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui penguatan jaringan layanan, transformasi digital, serta peningkatan kualitas layanan kesehatan. Fokus kami tidak hanya pada ekspansi, tetapi juga pada peningkatan manfaat yang nyata bagi masyarakat melalui layanan yang berkualitas dan berstandar tinggi.”

Sepanjang tahun 2025, Perseroan juga menjalankan berbagai program prioritas, antara lain pengembangan layanan unggulan seperti onkologi, fertilitas, dan stroke center, percepatan transformasi digital melalui pengembangan sistem informasi rumah sakit dan aplikasi pasien “Halo Hermina”, serta penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan.

Dalam pengembangan jaringan, Perseroan melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Hermina di Bali dan Salatiga, serta memperluas kapasitas layanan di beberapa rumah sakit eksisting. Perseroan juga mulai mengembangkan model operatorship sebagai salah satu pilar pertumbuhan jangka panjang.

Hingga akhir 2025, Perseroan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu jaringan layanan kesehatan terbesar di Indonesia dengan dukungan tenaga medis dan non-medis yang profesional serta sistem layanan yang terintegrasi.

Sebagai bagian dari komitmen untuk memperkuat tata kelola dan daya saing, Perseroan menyetujui perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris guna meningkatkan efektivitas organisasi serta respons terhadap dinamika industri.

Sehubungan dengan hal tersebut, Perseroan telah menerima pengunduran diri Bapak Darwin Cyril Noerhadi dari jabatannya sebagai Komisaris pada tanggal 17 Maret 2026. Sesuai dengan ketentuan POJK No.33/POJK.04/2014, Perseroan telah melaksanakan keterbukaan informasi kepada publik melalui situs Bursa Efek Indonesia dan situs resmi Perseroan pada tanggal yang sama.

Dalam kesempatan ini, Perseroan mengangkat Bapak Iswan Kosasih ditunjuk sebagai Komisaris Perseroan; dan Bapak Yustinus Immanuel Herawan ditunjuk sebagai Direktur Perseroan.

Dengan dukungan kuat dari para pemegang saham, pelanggan, mitra usaha, serta seluruh karyawan, Perseroan optimistis dapat melanjutkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, serta terus menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Indonesia.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar

  Laporan keterbukaan Bursa Efek Indonesia tentang PT Niramas Utama Tbk (JELI) dalan nomor surat Peng-UMA-00218/BEI.WAS/07-2026 tentang harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar. Dalam rangka perlindungan investor, dengan ini diiinformasikan bahwa telah terjadi penurunan harga saham PT Niramas Utama Tbk (JELI) yang dinilai tidak wajar (Unusual Market Activity). Pengumuman Unusual Market Activity (UMA) ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity (UMA) pada saham JELI, ingin menginformasikan bahwa Bursa Efek Indonesia saat ini sedang memantau pola transaksi saham tersebut. Oleh karena itu, para investor disarankan untuk: a. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa; b. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya; c. Meninjau kembali rencana aksi korporasi Perusahaan Tercatat apabila r...

OJK Cabut Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri

  Berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-57/D.03/2026 tanggal 16 Juli 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah Hasanah Mandiri, Otoritas Jasa Keuangan mencabut izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri yang beralamat di Jalan Cinere Raya, Blok D/102-B, Cinere, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, 16514, terhitung sejak tanggal 16 Juli 2026. Sehubungan dengan pencabutan izin usaha PT BPR Syariah Hasanah Mandiri tersebut: Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan PT BPR Syariah Hasanah Mandiri menghentikan segala kegiatan usahanya. Penyelesaian hak dan kewajiban PT BPR Syariah Hasanah Mandiri akan dilakukan oleh Tim Likuidasi yang akan dibentuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku. Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan/atau Pemegang Saham PT BPR Syariah Hasanah Mandiri dilarang melakukan segala tindakan hukum yang berkaita...

PT Pelangi Indah Canindo Tbk. kerjasama dengan POSCO

  Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia,Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO,Perseroan) nomor038/PIC/CS/VIII-2026 menjelaskan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara POSCO Suatu perusahaan yang berkedudukan di Republik Korea . dan PT Pelangi Indah ,perusahaam dari Indonesia Pada tanggal 20 Agustus 2026 di Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 700, Kantor Pusat PT Pelangi Indah Canindo Tbk. Perseroan telah melaksanakan MoU Signing Ceremony antara POSCO and PT Pelangi Indah Canindo Tbk.  Melalui kerja sama ini, POSCO bertindak sebagai vendor utama yang menjamin stabilitas pasokan CRC standar global untuk lini produksi drum baja Perseroan.  Langkah strategis ini diambil guna memitigasi risiko fluktuasi harga komoditas dan memangkas biaya logistik rantai pasok. Efisiensi yang dihasilkan akan mernperkuat daya saing produk Perseroan.