Bursa Efek Indinesia melalui surat nomor Peng-SPT-00106/BEI.WAS/04-2026 tanggal 20 April 2026 menyebutkan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) pada tanggal 20 April 2026.
Penghentian sementara perdagangan saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA).
Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (“Perseroan”) adalah suatu perseroan terbatas, yang didirikan berdasarkan ketentuan hukum dan perundang-undangan Negara Republik Indonesia, berkedudukan di Jakarta Timur. Perseroan didirikan dengan nama PT BSA Logistics Indonesia pada tahun 2021 berdasarkan Akta Pendirian Perseroan Terbatas Perseroan No. 19 tanggal 19 Maret 2021, yang dibuat dihadapan Emmyra Fauzi Kariana, S.H., M.Kn, Notaris di Jakarta, yang telah memperoleh pengesahan dari Menkum dengan Surat Keputusan No. AHU-0021149.AH.01.01.Tahun 2021 tanggal 26 Maret 2021 dan didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0056095.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 26 Maret 2021
Pada Jumat, 10 April 2026, pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan oleh PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) dalam rangka pencatatan perdana saham di Papan Pengembangan BEI. WBSA menjadi perusahaan pertama yang tercatat di BEI pada tahun 2026.
WBSA bergerak dalam bidang jasa logistik terintegrasi. Harga penawaran saham WBSA adalah senilai Rp168,00 per lembar dengan jumlah saham yang dicatatkan sebanyak 8.675.000.000 lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp1.457.400.000.000,00.

Komentar
Posting Komentar