Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi
menjadi pemegang saham pada emiten perusahaan raksasa Energi Baru &
Terbarukan (EBT) Filipina, Citicore Renewable Energy (CREC).
Kepemilikan Pertamina NRE pada CREC tercatat di Philippine
Stock Exchange (PSE) pada Selasa, (13/01/25).
Pertamina NRE telah menyelesaikan akuisisi 20% saham CREC
di bulan Juni 2025 dengan nilai investasi sekitar USD 120 Juta melalui
penandatanganan Share Subscription Agreement di Jakarta, (06/25).
Bagi Pertamina NRE dalam memperkuat portofolio bisnis
energi terbarukan, khususnya di pasar regional Asia Tenggara.
Oliver Y. Tan selaku
CEO & President CREC menyebutkan kemitraan dengan Pertamina NRE merupakan
langkah strategis untuk memperkuat sinergi keahlian dan pengalaman di sektor
energi terbarukan.
“Melalui kerjasama ini, Pertamina NRE dan CREC dapat secara
bersama memajukan tujuan transisi energi Filipina dan Indonesia sekaligus
mendukung pertumbuhan di seluruh kawasan ASEAN melalui energi terbarukan,”
ujarnya.
CREC sendiri memiliki
proyek tenaga surya yang berkembang pesat dengan gross intalled capacity sebesar
596 MWp dibulan Desember 2025, dengan target kapasitas terpasang mencapai 5 GW
di tahun 2029, dan akan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan serta
mengurangi emisi karbon.
Kemitraan strategis
ini diharapkan dapat mendorong sinergi yang lebih luas antara Pertamina NRE dan
CREC, bukan hanya memberikan nilai tambah kepada Pertamina NRE, namun juga
dapat berkolaborasi dalam menggarap proyek-proyek EBT di Indonesia dan Asia
Tenggara, meningkatan keahlian teknis serta transfer teknologi.
Kolaborasi ini juga menjadi fondasi bagi Pertamina NRE untuk
memperluas kapabilitas bisnis energi terbarukan yang berdaya saing,
berkelanjutan, dan selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi
menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang
perusahaan dalam meningkatkan kapasitas terpasang EBT.
“Dengan menjadi pemegang saham di emiten EBT terkemuka di
Filipina, Pertamina NRE bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan sektor
EBT tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara.
Investasi ini menegaskan komitmen kami untuk memperkuat kolaborasi regional dan
mendorong percepatan transisi energi di ASEAN,” ujarnya.

Komentar
Posting Komentar