Langsung ke konten utama

ELPI AKUSISI SATU UNIT KAPAL JAWARA 3401 SENILAI 38 MILYAR

 

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) menambah armada dengan mengakusisu sebuah kapa bernama JAWARA 3401. Kapal tersebut panjang 33,70 meter dan lebar 7 meter. Kapal tersebut memiliki tonase kotor (GT) 181 serta tonase bersih (NT) 55, dan telah terdaftar secara resmi di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan.

Dalam laporan keterbukaan, manajemen ELPI menjelaskan dalam transaksi itu perseroan bertindak sebagai pembeli. Sementara itub penjualnya adalah PT Ekalya Purnamasari Offshore (ELPIO). Transaksi itu dituangkan dalam akta jual beli kapal yang dibuat di hadapan notaris di Surabaya.

Dalam transaksi tersebut, ini tidak termasuk dalam kategori transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 17/POJK.04/2020 karena nilainya masih berada di bawah ambang batas yang ditetapkan regulator (minimal 20% dari ekuitas perseroan). Namun transaksi ini diklasifikasikan sebagai transaksi afiliasi. Karena, ELPI adalah pemegang saham mayoritas di ELPIO dengan kepemilikan sebesar 95%. 

Manajemen ELPI menyebutkan penambahan kapal tersebut dapat meningkatkan fleksibilitas operasional sekaligus memperkuat kapasitas layanan ELPI di segmen offshore support vessel. 

Dan tersebut dapat mendorong peningkatan pendapatan seiring dengan bertambahnya kemampuan ELPI dalam melayani kebutuhan transportasi dan logistik laut, khususnya untuk kegiatan lepas pantai.

Penambahan modal

ELPI mengumumkan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue  tahap pertama.

Dalam aksi korporasi tersebut, ELPI berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,03 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham. Jumlah tersebut setara 27,39 persen saham baru.

Sekarang ELPI dikendalikan oleh PT Kreasi Cipta Timur yang memiliki 6,1 miliar saham atau setara 82,36 persen dari total saham yang dikeluarkan perseroan.



 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jemmy Kurniawan mengurangi sahamnya di PT Hetzer Medical Indonesia

  Bursa Efek Indonesia melalui surat  LK/22042026/0007/1 tanggal 22 April 2026 tentang pelepesan saham Jemmy Kurniawan di PT HETZER MEDICAL INDONESIA Tbk. Jemmy Kurniawam,komisaris utama menjual sekitar 4,5 juta saham dengan 3 kali penjualan dengan nilai antara Rp 73 sd Rp 75. Sedangkan harga sahamnya hari ini Rp 77 persaham Sebelum transaksi mempunyai 920.070.900,00 Unit dengan hak suara 58,88%. Setelah transaksi menjadi 915.570.900,00 Unit dengan hak suara 58,60% PT Hetzer Medical Indonesia Tbk adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi san distribusi alat kesehatan  di Indonesia

SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PT BANK NEO COMMERCE TBK

  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan ini mengumumkan hasil pengawasan atas kasus pelanggaran peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon oleh PT Bank Neo Commerce Tbk.  Dengan mempertimbangkan fakta dan informasi yang diperoleh dari pengawasan, OJK menetapkan sanksi administratif berupa pembatalan surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I kepada PT Bank Neo Commerce Tbk Bank ini terbukti melakukan pelanggaran ketentuan Pasal 11 ayat (1) POJK Nomor 21/POJK.04/2021 tentang Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek, karena tidak melakukan kegiatan Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak memperoleh surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek dari OJK.  Dengan dibatalkannya surat tanda terdaftar Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek kelembagaan level I tersebut di atas, maka PT Bank Neo Commerce Tbk:  1. dilarang melakukan kegiatan ...

PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar

Bonus PT Harta Djaya Karya Tbk rencana membagikan saham bonus    periode tahun buku 2024 senilai Rp7,45 miliar atau setara Rp20 per saham. Dalam RUPS disebutkan  keputusan untuk melakukan pembagian saham bonus yang berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor perseroan tahun buku 2024 sebanyak 372.583.673 saham. Persetujuan pembagian Saham Bonus yang berasal dari kapitalisasi Tambahan Modal Disetor Perseroan di tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024.  Perseroan mengusulkan pembagian Saham Bonus kepada para Pemegang Saham Perseroan yang berasal dari sebagian Tambahan Modal Disetor per 31 Desember 2024 sebanyak-banyaknya sebesar Rp7.451.673.460,- (tujuh miliar empat ratus lima puluh satu juta enam ratus tujuh puluh tiga ribu empat ratus enam puluh rupiah), dengan nilai nominal per lembar saham sebesar Rp20,-.  Adapun jumlah saham baru yang akan diterbitkan dari Saham Bonus Perseroan adalah sebanyak-banyaknya 372.583.673 (tiga ratus tujuh puluh ...