Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi berat berlapis kepada PT Multi Makmur Lemindo Tbk, (PIPA) jajaran direksi,
hingga pihak auditor.
OJK menyatakan, sanksi tersebut ditetapkan berdasarkan hasil
pemeriksaan atas penyajian Laporan Keuangan Tahunan per 31 Desember 2023 (LKT
2023).
Regulator menemukan pengakuan aset yang berasal dari
penggunaan dana IPO namun tidak didukung bukti transaksi yang memadai, sehingga
melanggar ketentuan pasar modal dan standar akuntansi yang berlaku.
PT Multi Makmur Lemindo Tbk dikenai denda sebesar Rp1,85 miliar karena
mengakui aset yang berasal dari penggunaan dana hasil penawaran umum perdana
saham (IPO) tanpa didukung bukti transaksi yang memadai.
Krmudian OJK juga menjatuhkan denda secara tanggung renteng
sebesar Rp3,36 miliar kepada jajaran direksi PT Multi Makmur Lemindo Tbk
periode 2023, yakni Junaedi, Imanuel Kevin Mayola, Hendri Saputra, dan
Airlangga.
Keempatnya dinilai bertanggung jawab atas kesalahan
penyajian laporan keuangan tahunan 2023, sehingga melanggar ketentuan mengenai
tanggung jawab direksi atas laporan keuangan.
OJK juga menjatuhkan Perintah Tertulis berupa larangan
beraktivitas di sektor Pasar Modal selama lima tahun kepada Junaedi selaku
Direktur Utama PT Multi Makmur Lemindo Tbk pada 2023.
Larangan tersebut diberikan karena yang bersangkutan dinilai
bertanggung jawab langsung atas kesalahan penyajian laporan keuangan perseroan.
Sedangkan yang terakhir kepada OJK mengenakan sanksi kepada pihak auditor. Agung
Dwi Pramono, akuntan publik yang melakukan audit laporan keuangan 2023 PT Multi
Makmur Lemindo Tbk berupa berupa pembekuan Surat Tanda Terdaftar (STTD) selama
dua tahun sejak surat sanksi ditetapkan.
OJK menilai auditor tidak menerapkan standar profesional
akuntan publik secara memadai dalam pelaksanaan audit, termasuk dalam
pengumpulan dan evaluasi bukti audit serta dokumentasi audit.
Harga saham turun
Sanksi OJK kepada PIPA berdampak pada harga saham PIPA dibursa.
Bahkan diawal pembukaan bursa hari ini auto
rejection bawah (ARB) 15 persen sehingga harga saham siang ini menjadi Rp 148.

Komentar
Posting Komentar